Serba-serbi

Mengenal Pewarna Batik Alami

Batik adalah sebuah kain panjang dengan memiliki ukuran tertentu yang merupakan kain khas kebanggaan Indonesia. Kain ini merupakan kain yang sering digunakan untuk acara formal kebudayaan. Penggunaan kain batik sudah ada sejak zaman dahulu kala. Meskipun pada awalnya kain batik hanya digunakan oleh kaum bangsawan saja. Penggunaan kain batik pada masa itu sangatlah jarang karena merupakan kain yang dinilai sangat terhormat dan memiliki nilai yang cukup tinggi. Namun tidak lama kemudian, warga sekitar kerajaan membuat batik untuk mengisi waktu luang mereka. Kebanyakan mayoritas pembuat batik tersebut adalah kaum perempuan terutama yang sudah bersuami. Pembuatan dilakukan untuk mengisi waktu sambil menunggu suami mereka kembali bekerja.

Pada saat itu, wilayah Indonesia masih merupakan wilayah dengan lahan yang hijau. Sehingga akan dapat dengan mudah menemukan tumbuh-tumbuhan untuk pengobatan maupun sebuah proses pewarnaan. Dengan memanfaatkan segala yang telah tersedia oleh alam, maka para masyarakat menggunakan pewarna alami yang digunakan berdasarkan warna  yang akan dihasilkan. Biasanya yang digunakan adalah daun ataupun batang. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh alam maka dengan mudah akan mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan meskipun harus mencari sampai kedalam hutan. Meskipun mayoritas pembuat batik saat itu adalah kaum wanita, namun tak sedikit pria yang menggunakan batik sebagai pelengkap pakaian mereka.

Kain batik pada saat itu sangat terkenal dan memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan setiap ukiran batik yang memiliki warna dan makna yang berbeda-beda. Perbedaan pada motif ukiran serta makna yang terdapat pada kain batik tentunya tergantung pada daerah asalnya masing-masing. Kain batik kerap kali digunakan sebagai ciri khas dari sebuah pakaian adat suatu daerah. Seiring dengan berkembangnya zaman, batik mulai dilirik dari berbagai negara karena memiliki ciri khas yang menonjolkan sisi kebangsaan Indonesia dan mengandung nilai seni yang cukuo tinggi. Tak heran bila kain batik merupakan salah satu kain terindah didunia.

READ  Mempersiapkan Pakaian Untuk Perjalanan Yang Lama

Berikut ini adalah jenis pewarna alami pada batik:

Indigo (indigo tinctoria). Daun pada tanaman ini biasa digunakan untuk menghasilkan warna biru.

Kelapa (cocos nucifera). Bagian sabut kelapa yang digunakan akan menghasilkan warna krem atau cokelat.

Teh (camelia sinesis). Bagian yang digunakan adalah daun teh yang sudah tua. Warna yang akan dihasilkan adalah cokelat.

Secang (caesaslpinia sapapanlin). Merupakan sebuah tumbuhan keras. Bagian yang digunakan adalah kayunya. Warna yang dihasilkan adalah warna merah yang merupakan hasil dari oksidasi, sebelumnya berwarna kuning.

Kunyit (curcuma domestica val). Bagian yang digunakan adalah bagian rumpang, umbi akar. Sedangkan warna yang dihasilkan adalah warna kuning.

Bawang merah (allium asalonisium I). Bagian yang digunakan adalah bagian kulitnya. Hasil warnanya adalah jingga kecokelatan.

Dengan menggunakan pewarna alami tentunya akan memberi aroma tersendiri pada saat proses pewarnaan sehingga akan memberi efek relaksasi. Proses pewarnaan dengan menggunakan bahan alami tentunya tidak akan memberi efek buruk bagi kesehatan terhadap perajin batik. Ditambah lagi dengan kemudahan dalam memperoleh bahan-bahan alami tersebut karena sangat familiar di Indonesia.

Terpopuler

Pusat penyedia kebutuhan peralatan dan perlengkapan laundry #1 di Indonesia.

Segmentasi pelanggan kami adalah mereka yang akan atau telah membuka usaha laundry dan membutuhkan berbagai macam alat penunjang proses produksi.

Kualitas yang kami sediakan telah diseleksi secara ketat untuk kepuasan pelanggan.

ABOUT THE STORE

WASHING FACTORY – Distributor mesin, perlengkapan dan peralatan laundry No.1 di Indonesia.

 Jalan Mawar No 1, Malang
 Phone: 0811 3030 696
 

Like Us on Facebook

Copyright © 2015-2016 WashingFactory.com, Powered by PT. Royal Arch Indonesia.

To Top